TUGASBadan Ekonomi Kreatif Indonesia

Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi

Peraturan Kepala Badan Ekonomi Kreatif No.1 /2015 Pasal 106 menjelaskan bahwa Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi mempunyai tugas merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan dan program fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan sinkronisasi regulasi di bidang ekonomi kreatif.

Dalam menjalankan tugasnya, deputi ini mempunyai berbagai fungsi, yaitu:

  • Perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan dan program fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual di bidang ekonomi kreatif.
  • Koordinasi, sinkronisasi perencanaan, pelaksanaan kebijakan dan program fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual di bidang ekonomi kreatif.
  • Koordinasi, sinkronisasi perencanaan, pelaksanaan regulasi di bidang ekonomi kreatif.
  • Pengawasan atas pelaksanaan kebijakan dan program fasilitasi hak kekayaan intelektual di bidang ekonomi kreatif.
  • Pemberian bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan kebijakan dan program fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual di bidang ekonomi kreatif.
  • Pelaksanaan pembinaan dan pemberian dukungan kepada semua pemangku kepentingan dalam memfasilitasi Hak Kekayaan Intelektual di bidang ekonomi kreatif.
  • Pelaksanaan fungsi lain yang ditugaskan Kepala.

    Sebagai model ekonomi yang bertumpu pada kekuatan sumber daya manusia, Ekonomi kreatif membangun fondasinya di atas Hak kekayaan intelektual (HKI). Ekonomi kreatif bisa tumbuh dengan pesat jika ide dan karya para pelakunya dilindungi. Untuk itu, deputi ini menjalankan beberapa program, antara lain penyediaan informasi tentang HKI dalam bentuk aplikasi, membentuk satgas anti pembajakan, menghadirkan para konsultan HKI untuk memberikan konsultasi one-to-one secara gratis, serta menyediakan fasilitasi untuk pendaftaran HKI bagi pelaku ekonomi kreatif.

    Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi terdiri atas dua direktorat, yaitu Direktorat Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Direktorat Harmonisasi Regulasi dan Standardisasi.


BAGIKAN

Top